Makna Setiap Sisi Nasi Tumpeng

Indonesia adalah Negara yang tak hanya kaya akan budaya dan pariwisatanya. Pasalnya, kekayaan makanan serta tradisi juga telah melekat pada setiap sisi masyarakat. Salah satu makanan yang wajib hadir dalam segala jenis perayaan adalah nasi tumpeng. Pesan Tumpeng menjadi salah satu alternatif solusi untuk mendapatkan tumpeng idaman sesuai dengan kebutuhan.

Berbicara masalah nasi tumpeng, pastinya tak asing lagi di telinga dan lidah masyarakat Indonesia. Pasalnya, nasi yang awal mulanya digunakan untuk perayaan gunung ini kini telah digunakan dalam segala jenis perayaan mulai dari ulang tahun, acara adat, acara keagamaan, hingga acara makan-makan bersama dengan keluarga tersayang.

Nasi yang disusun sedemikian rupa ini tak berarti hampa. Artinya, setiap elemen yang ada memiliki makna yang tak bisa dipisahkan. Setiap elemen lauk bahkan memiliki makna tersendiri sehingga, pantas saja jika lauknya tak bisa dipisahkan dan diganti dengan bahan yang lain.

Makna Setiap Lauk Dalam Nasi Tumpeng

Setiap elemen lauk yang dipilih dalam pembuatan nasi tumpeng ini bukan asal seperti itu saja karena semuanya sudah memiliki porsinya masing-masing dan makna tersendiri. Berikut adalah makna dari setiap lauk yang ada dalam nasi tumpeng.

  • Nasi putih

Mungkin banyak orang yang mengira jika nasi tumpeng ini terbuat dari nasi kuning saja. padahal, awal muasal nasi tumpeng sendiri dibuat menggunakan nasi putih. Kini, nasi tumpeng bisa dimodifikasi menggunakan nasi putih, nasi kuning, atau bahkan nasi uduk sesuai dengan selera. Nasi ini akan dibuat menyerupai bentuk kerucut. Hal ini bermakna jika segala yang akan kita dapatkan dan yang akan dimakan adalah sesuatu yang bersih dan halal.

  • Ayam

Lauk yang wajib ada dalam nasi tumpeng adalah ayam. Ayam ini tak boleh dipilih sembarangan karena ayam yang dipilih harus ayam jago. Pemilihan ayam jago ini bertujuan untuk dapat menghindari sifat buruk ayam jago mulai dari sombong, suka mencela, dan selalu merasa benar sendiri.

  • Ikan lele

Mungkin banyak orang yang belum familiar akan ikan lele sebagai lauk dalam nasi tumpeng. Pasalnya, saat ini kebanyakan orang justru telah mengganti ikan ini dengan ikan lain. Padahal, ikan lele ini memiliki makna yang dalam yakni ketabahan serta keuletan dalam menjalani hidup. Pasalnya, ikan lele dapat hidup dan bertahan di lingkungan yang kurang air atau bahkan sungai sekalipun.

Lauk Wajib Dalam Nasi Tumpeng

Saat Anda akan Pesan Tumpeng, maka pastinya ada beberapa lauk yang wajib ada dan terkesan tak bisa dipisahkan dengan nasi tumpeng. Lauk ini menjadi andalan serta penyempurna nasi tumpeng.

  • Telur

Salah satu lauk yang wajib ada dalam nasi tumpeng adalah telur. Telur ini bisa disajikan dalam bentuk suwir yang sudah digoreng atau bahkan telur rebus sekalipun. Makna dari telur sendiri adalah penciptaan semua manusia adalah sama sehingga tak bisa dibedakan antara yang satu dengan yang lain.

  • Sayur urab

Lauk yang wajib ada lainnya selain telur adalah sayur urab. Sayur ini bukan asal dipilih begitu saja karena sayur ini juga memiliki makna yang dalam. Makanya juga tergantung pada jenis sayur yang digunakan. Biasanya, akan menggunakan sayur kangkung, bayam, tauge, yang juga dilengkapi dengan bumbu urap dari kelapa.

Nasi tumpeng kini menjadi hal yang wajib ada dalam setiap acara. Sehingga, Pesan Tumpeng bukan lagi menjadi hal yang langka. Yuk pesan nasi sesuai dengan kebutuhan Anda karena kini nasi tumpeng sudah bisa dimodifikasi sesuai acara.

Resep Dan Tips Membuat Kambing Panggang Pedas

Artikel kali ini akan membahas mengenai kuliner dengan bahan dasar daging kambing yang menggunakan bumbu khas nusantara. Indonesia memiliki kekayaan alam melimpah, salah satunya berupa rempah-rempah yang sering digunakan sebagai bumbu dapur. Makanan khas Indonesia pun memiliki rasa yang istimewa dengan berbagai rempah yang banyak terdapat di alam. Pengolahan makanan menggunakan rempah khas Indonesia akan menghasilkan cita rasa yang menakjubkan, khususnya jika dipadu padankan dengan daging kambing yang memiliki karakteristik unik.

Tips Menghilangkan Bau Pada Daging Kambing

Kambing merupakan hewan berkaki empat yang memiliki daging dengan kenikmatan yang tak kalah dari daging sapi. Namun daging kambing tak sepopuler daging sapi karena dagingnya cenderung lebih alot dan bau yang dihasilkan kurang sedap sehingga menghilangkan selera makan. Banyak yang mengeluh tidak suka makan daging kambing karena bau menyengat yang ada pada daging kambing.

Semasa hidupnya, kambing aktif memproduksi feromon yang menjadi cikal bakal dari bau khas yang ada pada daging kambing. Kambing dengan jenis kelamin jantan biasanya menghasilkan feromon lebih banyak, hal ini membuat bau yang dihasilkan pun semakin tidak sedap. Bau dari daging kambing yang tidak ditangani dengan baik sebelum dimasak akan mengurangi cita rasa. Berikut ini beberapa tips agar dapat menghilangkan bau daging kambing sehingga ketika dimasak menjadi semakin nikmat.

  • Bungkus daging kambing dalam daun pepaya

Daun pepaya merupakan salah satu kekayaan alam Indonesia yang bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan bau pada daging kambing. Daun ini memiliki enzim khusus yang mampu menetralisir bau sehingga membuat olahan daging kambing semakin mantap. Tips ini sering digunakan oleh warga Karawang ketika hendak membuat sate Maranggi. Selain dapat menghilangkan bau, pembungkusan dengan daun pepaya dapat membuat tekstur daging menjadi lebih empuk.

  • Dilarang mencuci daging sebelum dimasak

Tak seperti bahan makanan lain yang harus dicuci terlebih dahulu sebelum dimasak, daging kambing sangat tidak dianjurkan untuk dicuci terlebih dahulu. Mencuci daging malah akan membuatnya semakin bau dan alot ketika sudah dimasak. Jika Anda sudah terlanjur mencuci daging kambingnya, langsung baluri daging menggunakan garam kasar atau halus. Kemudian diamkan baluran garam tersebut selama kurang lebih tiga puluh menit dan bersihkan kembali garam agar tidak terlalu asin ketika dimasak.

  • Beri perasan jeruk nipis

Bahan makanan yang identik diberi perasan jeruk nipis sebelum dimakan adalah jenis ikan air tawar, ikan air laut, maupun jenis seafood lainnya. Jeruk nipis mampu menghilangkan bau amis pada daging, sehingga lebih nikmat setelah dimasak. Tak hanya perasan jeruk nipis, daun jeruk nipis juga memiliki kemampuan untuk menghilangkan bau. Begitu pula pada daging kambing, Anda dapat memberikan perasan jeruk nipis serta daun jeruk nipis yang kemudian didiamkan selama dua puluh menit. Cara ini dinilai cukup ampuh dalam menghilangkan bau amis atau prengus dari daging kambing.

Cara Mudah Membuat Kambing Panggang Pedas

Daging kambing panggang yang memiliki rasa pedas akan menggoyang lidah Anda, apalagi jika dimakan bersama dengan keluarga. Bagian kambing yang akan dibagikan resepnya kali ini adalah iga yang memiliki tekstur khas dengan daging yang melekat di tulang. Berikut ini cara mudah untuk membuat iga kambing panggang pedas.

  • Tumis bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit yang telah diiris hingga harum. Kemudian masukkan iga kambing dan aduk hingga merata. Setelah itu tambahkan bumbu lain seperti saus, merica, garam, gula, dan kecap sesuai dengan selera. Tambahkan air pada iga yang telah dibumbui tadi dan ungkep hingga bumbu meresap.
  • Apabila bumbu sudah meresap sempurna ke dalam iga kambing, panggang iga hingga warna kecokelatan. Olesi bumbu pada iga selama proses pemanggangan berlangsung agar rasa yang dihasilkan lebih nikmat.
error: Content is protected !!